Rabu, 21 Mei 2014

Ohoi Ohoiwirin


Sebuah desa kecil yang terletak di Timur pulau Kei Besar, Maluku Tenggara, Maluku, Indonesia. Dengan panorana yang indah dari tepi laut, menjadikan Desa Ohoiwirin sebagai desa yang layak dikunjungi. Apalagi ditopang dengan sejarah adat dan budaya setempat yang belum terkontaminasi dengan pengaruh-pengaruh yang dapat mendobrak tatanan adat kebiasaan yang diwariskan olel para leluhur.
Sebagai anak desa yang dilahirkan dan dibesarkan di daerah lain (Masohi, Maluku Tengah), saya memiliki kesan yang tersendiri ketika mengunjungi Desa Ohoiwirin pada tahun 2000. Kesan pertama yang didapatkan adalah bahwa Ohoi Ohoiwirin adalah sebuah desa yang asri, sejuk, indah dan mempesona. Pohon kelapa yang melambai ketika ditopang angin, udara yang sangat sejuk dan bahkan terkesan dingin, jalan yang terbuat dari susunan batu alam membuat saya terpesona dengannya.
Sungguh indah tinggal di kampung halaman. Pengalaman yang luar biasa.
Barang siapa yang ingin melihat ikan Tabob (Penyu Belimbing) yang dipanggil dengan cara tradisional, datanglah ke Ohoi Ohoiwirin karena di sana Anda akan merasa takjub ketika melihat ikan Tabob yang dipanggil dengan menggunakan buah kelapa. Heran kan?? Saya pun demikian. Tapi, itulah Ohoiwirin-ku, desa yang tercinta.
selain itu, orang yang berkunjung ke Ohoi Ohoiwirin bisa mendengarkan para tetua menyanyikan sejarah marga (klan), dan masih banyak lagi yang dapat dijumpai di sana.
Welcome to My Village, Ohoiwirin. Come and See.

Tidak ada komentar: